Friday, October 13, 2017

CERITA CHAPTER NARUTO SHIPPUDEN 674

Di chapter sebelumnya madara telah mendapatkan kekuatan baru setelah menghisap pohon shinjuu,namun di sisi lain 2 reinkarnasi ashura&indra juga ingin menunjukkan kekuatan mereka.Lalu apa yg terjadi selanjutnya?
Gubraaaaak!!!
Madara memandang tajam Naruto dan Sasuke dengan sebuah segel tangan. Sebuah petir hitam ia keluarkan dari kedua tangannya untuk menyerang mereka. Petir itu dibagi menjadi dua arah sekaligus.
“Senpou – Inton Raiha!!”
Naruto melempar tongkat hitam di tangan kirinya berputar ke arah serangan Madara. Sementara Sasuke meningkatkan tekanan di mata kirinya yang telah menjadi Rinnegan Sharingan.
Bzzz!!!!!
Petir hitam dari Madara terhisap semua kepada tongkat yang dilempar Naruto. Kedua teknik tersebut saling bertabrakan dimana petir-petir itu seperti terhisap kepada tongkat hitam milik Naruto.
Buss....
Tiba-tiba saja Sasuke menghilang dari hadapan Madara.
Madara terkejut karena Sasuke tidak ada disana, tetapi ia segera menoleh dan menemukan Sasuke.
[Sasuke baru saja...!]
[Mata kiri itu... Jadi begitu. Dia tidak melakukan gerakan sederhana...!]
Madara terkejut ketika melihat kehadiran Sasuke di tempat lain dan merasakan tekanan dari mata kirinya.
Ketika Madara lengah, Naruto langsung melesat menuju Madara dan bersiap memukulkan tongkat hitamnya.
“Limbo”
Madara langsung mengarahkan Rinnegannya kepada Naruto. Naruto terkejut dengan sesuatu yang baru saja ia rasakan itu.
Sasukelah yang paling terkejut disini, ia seperti melihat sesuatu.
[Apa itu!?]
Sasuke tidak bisa menebak apa yang ia lihat itu.
Naruto dan sesuatu yang dilihat Sasuke saling berpukulan dan menahan pukulan mereka masing-masing. Naruto seperti menahan sesuatu yang jika orang biasa hanya melihatnya seperti Naruto memukul angin.
[Lagi!!]
Naruto melihat Madara bersiap melakukan suatu serangan.
“Senpou – Ranton Kouga!!”
Madara menyembur Sasuke dengan sesuatu dan ia mematahkan tongkat Naruto juga.
“Woh!!”
Naruto terkejut ketika tongkatnya itu patahm dan segera melirik ke arah serangan Madara yang ia semburkan yang menuju Sasuke.
[Dia datang! Lagi!]
Sasuke segera melempar pedangnya itu, tetapi tidak mengenai Madara.
[Aku meleset?]
Sasuke terkejut karena serangannya itu tidak mengenai apa-apa.
Tiba-tiba saja, Naruto terlempar oleh sesuatu. Kunai Hiraishin miliknya terjatuh dari mulutnya. Naruto bisa mendarat lagi dengan baik setelah lemparan itu.
Ia segera berteriak pada Sasuke.
“Sasuke, itu pergi kesana! Sesuatu yang tidak bisa kulihat dengan mataku. Itu berada di sekitar!!”
“Benarkah? Aku bisa melihatnya dengan jelas!”
Sasuke terkejut atas apa yang Naruto katakan karena sepertinya ia melihat sesuatu di sekitar Naruto.
Madara juga terkejut karena tindakan mereka berdua.
[Mereka berdua... Mereka bisa melihat Limbo ku...]
“Ini...”
Sasuke melihat sesuatu di belakang Madara. Sesuatu itu terlihat seperti Madara, tetapi berwarna hitam dan tidak bisa dilihat oleh Naruto.
“Madara yang lain”
Sasuke terkejut melihat sosok itu.
[Dia bisa melihatnya karena Rinnegan. Dan Naruto, kau tidak bisa melihatnya, tetapi kau bisa merasakannya...]
Madara bisa menganalisis tindakan mereka dengan baik dan mengetahui kemampuan mereka.
“Sepertinya serangan fisik kita tidak bekerja pada Madara yang lain.”
“Ya!”
Sasuke sampai pada sebuah kesimpulan dengan serangan Madara itu. Naruto juga setuju atas pendapatnya itu.
[Tidak ada orang di dunia ini yang mampu melihat atau merasakannya... Bayanganku dari dunia tidak terlihat Limbo...]
Madara bersiap menyerang lagi dengan membuat sebuah tongkat dari bola hitam.
Madara kembali berpikir lagi dan dia merasa kebingungan terhadap apa yang terjadi.
[Bagaimana bisa mereka tiba-tiba mendapat kekuatan itu? Uchiha Sasuke itu... Hanya dia yang membangkitkan Rinnegan dengan koma yang sama sepertiku... Mungkin ada koneksi antara kita, sesuatu melebihi darah]
Madara melesat kepada mereka berdua dengan tongkatnya itu.
“Dengan ini... Aku yakin mata kirimu akan cocok denganku!!”
Madara melesat menuju Sasuke sembari menatap tajam mata kirinya itu. Ia terlihat bersiap untuk mencuri mata Sasuke.
Tiba-tiba...
Srak...!!
Madara terkejut ketika Sasuke menghilang dari hadapannya itu dan Madara tertusuk oleh pedang Sasuke.
Madara langsung melirik kepada tempat Sasuke berada dan menebak kemungkinan yang ada.
“Itukah... kekuatan mata kirimu...?”
“Eh!?”
Naruto juga terkejut ketika mengetahui bahwa Sasuke berteleportasi dan menghilang dari tempat awal itu.
Sasuke dengan santai berjalan menuju Madara dan berkata kepadanya.
“Kalau begitu cobalah. Aku yakin kau tidak akan mati begitu mudah, benar?”
Sasuke membuat sebuah kesimpulan tentang yang terjadi dan mengenai serangan Madara.
[Serangan yang dikeluarkan dengan chakra dari Rikudo Sennin sepertinya bekerja pada bayangan Madara juga.. Tangan kanannya terluka..]
Sasuke mengingat ketika serangan Naruto mengenai sesuatu yang tak tampak dan seperti memenangkannya. Ia juga melihat tangan Madara yang terluka.
Sasuke kembali melanjutkan analisanya.
[Itu pastinya terjadi ketika pertama kali dia bertahan terhadap serangan Naruto.]
Tiba-tiba, Sasuke melihat dua Madara yang bersatu, salah satunya berwarna hitam. Dia segera membuat suatu tebakan tentang bagaimana teknik itu bekerja.
“Sepertinya bayanganmu kembali padamu sekali dalam beberapa saat.”
Sasuke segera memberi tahu Naruto.
“Naruto, ketika bayangannya keluar lagi, seranglah. Aku akan mengurusi yang terlihat itu..”
Naruto terlihat tidak senang, tetapi setuju atas rencana itu. Seperti halnya dulu ketika Naruto dan Sasuke pertama kali satu tim.
“Heh! Itu membuatku kesal bahwa aku harus mematuhimu seperti aku tidak pernah berubah saja!”
Sasuke segera melirik kepada Naruto.
“Dengarkan hingga berakhir! Ini kesempatan kita. Dia dan bayangannya pastinya akan bersatu untuk sesaat. Siapkan teknikmu selanjutnya, tidak masalah yang mana, tentuya dengan chakra Sennin mu. Sebuah teknik yang menahannya akan lebih baik”
Sasuke memberi tahu rencananya itu kepada Naruto. Mereka segera bersiap melakukan serangan berikutnya.
Madara memuji analisa Sasuke itu, sepertinya ia juga mulai tertarik padanya.
[Dia menyadari bahwa Limbo hanya bisa digunakan dalam waktu terbatas dan juga membutuhkan waktu untuk mengaktifkannya.. Dan datang dengan sebuah strategi. Begitu, dia punya insting yang baik. Dia tenang dan punya penilaian yang baik dan koma yang sama denganku.. Jika saja dia terlahir sebelum Obito, aku telah memanfaatkannya... Tapi, ini bukan waktunya untuk berpikir tentang itu. Tidak masalah apa yang terjadi, aku harus tahu bahwa mereka hanyalah anak-anak. Aku harus mendapatkan kedua mataku secepatnya]
Madara begitu menatap tajam mereka dan mulai menganggap mereka serius. Ia menganalisa yang mereka lakukan itu dan paling memuji tentang Sasuke.
Shukaku segera kontak dengan Naruto
“Aku akan gunakan chakraku, lalu aku akan memberi teknik penyegelan.”
[Terima kasih! Uhm..]
“Shukaku”
Naruto membuat sebuah Rasengan yang terbuat dari pasir dengan simbol Shukaku di seluruhnya.
“Senpou – Jiton: Rasengan!!”
Sasuke juga mengumpulkan chakra di lengan kirinya dengan simbol bulan sabit hitam.
[Aku akan gunakan kekuatan Rikudo Sennin juga...
“Chidori!!”
Sasuke membuat sebuah chidori, tetapi bukan chidori biasa. Petir itu berwarna hitam dan tekanannya jauh lebih dahsyat dari chidori biasa.
Sasuke segera memberi perintah kepada Naruto.
“Itu akan bekerja! Naruto, lempar itu ke arahku!
“Itu begitu menjengkelkan, tetapi aku tidak akan meragukanmu!”
Naruto dan Sasuke segera melesat dan mengenai Madara dari samping. Sebuah segel terbentuk di sekujur tubuh Madara.
Sasuke segera berteriak pada Naruto.
“Naruto, jutsu yang kau terima dari Rikudo Sennin... Kau tahu, bukan?”
“Yeah! Itu adalah apa....”
Naruto membalasnya langsung.
Tiba-tiba...
Syung...>!!!
“Dia bergerak?”
Tiba-tiba saja, Madara menghilang dari hadapan mereka dan melompat ke atas.
Sasuke tetap melihat Madara ada di hadapannya, tetapi berbeda. Madara itu adalah yang seharusnya tidak terlihat.
[Dia menggunakan bayangan menggantikan posisinya!?]
Sasuke terkejut ketika melihat hal tersebut.
“Disana!”
Naruto segera mengetahui keberadaan Madara. Ia segera berteriak pada Sasuke.
“Sasuke, aku akan hentikan dia, kejarlah yang asli!!”
Sasuke terkejut karena tidak terjadi sesuatu padanya.
Madara segera mengetahui informasi lagi.
[Sepertinya jika aku telah sampai sejauh ini, dia tidak bisa menggunakan Rinnegan. Aku mulai mengerti bagaimana mata kirimu bekerja, Sasuke]
Madara melesat menuju suatu tempat. Naruto tidak mengerti apa yang terjadi, ia terus menyuruh Sasuke untuk pergi.
“Cepat, Sasuke! Di depan Madara... Ada guru Kakashi!!”
Naruto merasakan Madara pergi menuju Kakashi yang tidak menyadari kehadirannya.
Madara langsung mengarahkan tangannya ke mata kiri Kakashi.
“Gwah!!”
Kakashi terkejut ketika mata kirinya diambil oleh Madara. Madara segera memasukan mata itu ke mata kirinya yang kosong, Sharingan milik Obito.
Di dimensi Obito, Sakura terlihat mengarahkan kunainya kepada mata kiri Obito.
“Cepatlah, hancurkan Rinneganku. Aku tidak bisa menghentikan Zetsu Hitam lagi...”
Obito menyuruh Sakura untuk bertindak cepat.
Di tempat Madara, Sasuke telah mengejar Madara.
Madara terkejut melihatnya.
[Tapi kau masih sangat cepat, Sasuke.]
Srak!
Sasuke segera memotong Madara menjadi dua dengan pedangnya itu.
“Aku tahu!!”
Sakura menjawab Obito di dimensi lain yang menyuruhnya untuk cepat.
Madara langsung menggunakan mata kiri itu dan berteleportasi menuju dimensi Obito.
“Sial!”
Sasuke terkejut ketika Madara melakukan hal tersebut.
Sementara itu, Sakura tak kunjung menusuk mata Rinnegan Obito dan Madara muncul ketika mereka hampir melakukan itu.
Madara langsung melemparkan besi hitam kepada Sakura dan Obito.
“Aku tidak akan membiarkan kalian!!”
Obito terkejut melihat kehadiran Madara yang tiba-tiba saja datang dan menyerang mereka.
Bersambung ke chapter 675

Monday, November 10, 2014

CERITA CHAPTER NARUTO SHIPPUDEN 673

^^CERITA CHAPTER NARUTO SHIPPUDEN 673^^ 
 ^^KITA BISA MELAKUKANYA^^


Sesaat sebelum chakra terakhir Gai menghilang dari titik pusatnya, Naruto muncul dan entah bagaimana ia bisa menghentikannya. Naruto menyelamatkan Gai di saat-saat terakhirnya. "Chakranya belum menghilang dari titik pusat tubuhnya?" pikir Madara. "Kenapa? Apa yang sudah ia lakukan!?" Madara tak mengerti. "Apa dia telah menghentikan akhir dari Hachimon!?" Naruto lalu melesat, menghajar Madara dengan satu hentakkan. Untungnya, Madara cepat dan menahannya dengan benda-benda hitam itu. Namun tetap saja, serangan Naruto cukup keras untuk melukainya. "Aku belum menyembuhkan diriku seutuhnya.. apa itu alasannya!?" Madara berpikir kalau ia bisa dilukai karena lukanya tadi belum benar-benar sembuh. Namun kemudian ia sadar, "Tidak.. apa dia yang tiba-tiba saja menjadi begitu kuat!?" Madara sadar kalau Naruto yang sekarang bukan lagi bocah yang waktu itu dilawannya, Naruto telah menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya. Naruto bersiap untuk melanjutkan serangan, "Son!! Pinjami aku chakramu!!" pinta Naruto pada Yonbi yang ada dalam dirinya. "Yeah!!" seru kera berekor empat itu dan kemudian memberikan chakra laharnya. Kemudian, Naruto pun mampu menggunakan Youton, elemen lahar, dan menggabungkannya dengan rasengan. "Senpou - Youton Rasenshuriken!!" Muncullah Rasenshuriken dengan bola pusat berupa larva dari ujung telapak tangan Naruto. Madara mulai terdesak. "Ini buruk!!" pikirnya, dan kemudian ia pun berusaha untuk menyerang Naruto dengan tekniknya. "Limbo!!" "Hyaah!!!" Naruto tetap menyerang, dan entah bagaimana Naruto bisa menghindari serangan Madara tadi. "Apa!? Limbonya tidak.." Naruto sendiri sebenarnya tidak sadar kalau ia telah berhasil menghindar. "Apa aku berhasil menghindarinya!?" Naruto terus menyerang dan bang!!! Naruto melempar Rasenshuriken ekstra panas itu tepat ke arah Madara. Madara terkena, tepat di perutnya. "Gaaahh!!!" "Yosh!!" "Uukhhh!!" Madara terus terdorong, hingga akhirnya ia menabrak pohon raksasa di belakangnya dan terus.. Rasenshuriken lahar Naruto masih bereaksi hingga kemudian bahkan pohon suci itu pun terpotong menjadi dua. "Dia memotong pohonnya!?" pikir kaget Kakashi. Luka Madara semakin bertambah parah, dan kemudian ia mendengar suara misterius. "Serap aku.." ucap suara itu. "Siapa itu!?" Madara tak mengenalnya, lalu suara misterius itu kembali berkata, "Serap.. pohon suci dan Juubi.." Beralih ke sisi Gaara, ia juga kaget. "Apa Naruto yang melakukannya!?" Selanjutnya Naruto melompat, membawa tubuh guru Gai ke hadapan Lee dan yang lainnya. "Lihat!! Guru Gai juga ada di sana!!" ucap Lee. Beralih ke Madara, tanpa banyak pikir lagi lelaki itu melakukannya. Ia menyerap pohon besar yang hendak menimpanya itu. Dari kejauhan, Gaara pun melihat seolah pohon itu menghilang. "Pohonnya menghilang!?" "Guru Gai!!" teriak Lee saat Naruto sampai. "Guru alis tebal baik-baik saja, dia tak akan mati.." ucap Naruto. "Apa kau yang menyelamatkannya!? Padahal dia sudah membuka kedelapan gerbangnya.." "Yah, aku sendiri tak mengerti kenapa, tapi sekarang aku merasa kalau aku bisa melakukan sesuatu.." ucap Naruto, sambil melihat tanda lingkaran, tanda matahari yang ada di telapak tangannya. Di sisi Sasuke, ia juga telah sadar, dan di telapak tangannya tampak tanda bulan sabit. Sasuke menarik besi hitam yang menancap di tubuh Hokage kedua, lalu bertanya padanya, "Apa kau masih bisa menggunakan jurus pemindahmu, Hokage kedua?" Dalam hati sebenarnya Hokage kedua lumayan kaget. "Bisa menyentuh tongkat Madara.. pasti telah terjadi sesuatu saat dia hampir mati tadi.." Hokage kedua kemudian sadar saat melihat wajah Sasuke. "Begitu ya.." ucapnya. "Ya, aku terhubung dengan tanda Hokage keempat, tapi dengan kekuatanku saat ini, aku hanya bisa mengirim satu orang.." jelas Hokage kedua. "Itu sudah cukup, aku akan pergi.." ucap Sasuke. Kembali ke sisi Madara, tampak ia sudah menyerap pohon itu sepenuhnya. Dan bersamaan dengan itu, seluruh lukanya menghilang. "Begitu rupanya.. jadi tadi itu pohon suci itu sendiri.. Hahahaha.." Madara tertawa. "Waktu untuk menjadi satu telah tiba.." ucapnya. Kembali ke sisi Naruto, "Alis tebal dan Gaara, lindungilah guru Gai.." ucapnya. Naruto hendak pergi ke tempat Madara lagi. "Naruto.." ada sesuatu yang ingin Gaara sampaikan. "Saat kau menjadi Hokage nanti.. ayo buat aliansi.." ucapnya. Naruto sempat terdiam, lalu ia tersenyum dan berkata, "Yah.." kemudian melompat pergi. "Naruto!?" Dari kejauhan tampak Kakashi kaget. "Obito.. kau.." ia lalu sadar kalau Obito telah melakukan tugasnya. Di sisi Obito, di dimensi lain, tampak ia yang masih terengah-engah, bertahan hidup karena Zetsu hitam masih berada di tubuhnya. "Haah.." Di depan, Sakura berdiri dan berkata padanya, "Kau adalah musuh, kau telah membunuh dan melukai banyak temanku.. sebenarnya aku tak mau mengatakannya, tapi untuk kali ini saja, aku akan menganggapmu sebagai bagian dari aliansi kami.. terimakasih karena telah menyelamatkan Naruto.." "Ada satu lagi yang ingin kuminta padamu, kau tak perlu menganggapku sebagai sekutu, anggap saja aku musuh.." Naruto telah sampai di hadapan Madara. "Mungkinkah ini karena kekuatan yang diberikan oleh kakek Rikudo yang tadi kutemui?" dalam hati Naruto merasakan sesuatu. "Bahkan dari sini, aku bisa merasakan dengan jelas sebagian lagi kekuatannya.." Di sisi Madara, ia merasa percaya diri dengan kekuatannya. "Kau tak akan bisa mengalahkanku, sekarang aku benar-benar abadi, aku akan hidup untuk selamanya!!" "Bodoh!!" bentak Naruto. "Bukan aku yang akan mengalahkanmu.." ucapnya. "Kamilah yang akan mengalahkanmu.. bersama- sama!!" Seketika Sasuke telah sampai di sebelah Naruto. "Bersiaplah, Madara.." ucap Sasuke, dengan perpaduan antara Rinnegan dan Sharingan di mata kirinya. Mengetahui hal itu, Madara tampak masih tak gentar. "Jadi yang satu mewarisi Senjutsu Rikudo Sennin, sedangkan yang satunya telah membangkitkan Rinnegan.." "Sayang sekali.." ucap Madara. "Aku memiliki keduanya sekaligus!!" teriaknya dan kemudian bersiap dengan suatu jutsu, "Ini akan jadi pertarungan terakhir!! Ayo cari tahu siapa yang kuat di antara kita!!" Bersambung ke : Naruto Chapter 674

Saturday, August 2, 2014

Cerita Naruto Episode 654

Obito kembali melihat masa lalunya dulu, saat itu Kakashi dan guru Minato sedang menunggunya. “Gara-gara kamu lagi-lagi kita terlambat, Obito..” ucap Kakashi. “Ayo jalan, Obito..” ucap guru Minato. “Maaf, kami datang..” ucap Rin yang datang sambil mengajak Obito. Ternyata sapaan tadi bukan untuk dia, melainkan untuk Obito yang dulu. Sementara, yang menunggunya adalah orang-orang dari dunia ilusi. “Kau bisa mengisi lubang di hatimu sendirian..” “Kau tak butuh orang lain..” “Kemarilah..” ajak orang-orang dari dunia ilusi itu. “Kemarilah.. aku tak akan mengabaikanmu..” “Tunggu sebentar, Rin..” Obito kecil tiba-tiba saja menghentikan langkahnya, dan kemudian melihat ke arah Obito yang sekarang, Obito yang kelihatannya bimbang. “Sekarang Rin bahkan tak akan melihatmu, Obito Uchiha lah yang ingin ia lihat..” Obito kecil melangkah mendekati Obito yang sekarang dan kemudian mengulurkan tangannya, “Ayo kita akhiri ini.. aku adalah.. Obito Uchiha!!” ucap anak itu, dan kemudian bayangan Obitopun lenyap, kembali ke ia dan Naruto, Naruto lah yang menggenggam tangannya. “Ayo cepat kemari, dasar..” “Jangan meremehkan..” Tampak semuanya masih terus berusaha, berjuang bersama-sama dengan sekuat tenaga untuk menarik chakra bijuu itu dari dalam tubuh Obito. “Jangan meremehkan.. kekuatan semua orang!!” Akhirnya mereka semua berhasil menarik chakra bijuu itu dari tubuh Obito. “Kita berhasil melakukannya!!” seru Naruto. “Kita melakukannya!! yeahh!!!” ucap yang lain, dan chakra-chakra itu pun kembali ke wadah mereka masing-masing. Sementara itu di sisi Obito, perlahan kulit Rikudounya terkelupas, kesadarannya mulai hilang, dan ia terjatuh menghantam tanah. “Apa aku.. kalah?” Naruto dan Sasuke melepaskan gabungan kekuatan mereka, kembali ke mode biasa, sementara Obito kini terbaring sambil melihat ke arah bulan, bulan yang harusnya menutupi lubang itu. Di sana, Obito teringat kata-kata Kakashi waktu itu.. “Impian bahwa bulan akan menutupi lubang neraka ini.. Tak peduli berapa kalipun kau mencoba.. Khayalanmu itu tak akan bisa mengisi lubang di dalam hatimu.. Lubang di dalah hatimu adalah sesuatu yang hanya bisa diisi oleh orang lain..” Obito kini tak bisa berbuat apa-apa lagi selain melihat telapak tangan dirinya sendiri. “Rin..” Bersambung ke Naruto Chapter 655

Monday, January 6, 2014

Kisah Naruto Hokage

Setelah perang dunia ninja ke 4 berakhir para shinobi memutuskan pulang ke kampong halaman masing masing tapi sebelum itu terjadi pertempuran seru naruto vs Tobi
Sesungguhnya tobi belum tewas dalam pertarungan itu
Tobi mengunakan penyamaran terakhir Zetzu putih Dengan sisa chakra nya
Disitu pun ada madara ET Mengakui kekalahan itu Tobi harus menyembunyikan
Diri dan chakra miliknya Kabuto pun berhasil Selamat
Madara memberikan Senjata terakhir Rikkudou senin
Bola Permintaan Permintaan Pertama ialah Menghidupkan Para shinobi yang tewas dalam perang itu Dan sebagai hadiah pada naruto karna menjadi pahlawan di perang Itu 
Naruto di berikan Permintaan ke Dua Naruto sngat ingin menantikan seseorang Permintan naruto adalah
"aku sangat ingin bertemu ero sennin lagi....Aku bilang aku sngat ingin bertemu jiraaaayaaa.....! dengan triaknya 
Tapi kelihatanya Jiraya tidak muncul Sepertinya giliran Permintaan ke tiga Semua ninja sudah spakat menginnginkan Para jhinchuriki hidup kembali Dan biju mereka kembali lagi
Setela semua normal ayo kita mulai ceritanya....!!!!! yeah......
.
.
.
Naruto Telah pulang kekonoha dan ninja lain pun begitu Kembalinya naruto di Desa Membuat naruto lulus ujian Chunin dan jounin
"yeah.....sekarang....aku...telah.....Jounin"senang naruto
di dalam cerita ini Kakashi menjalin cinta dengan Godaime Mizukage
2 thun sudah Tsunade memutuskan untuk Mengirim naruto bergabung dalam aliansi Jhinchuriki Yang di situ ada Gaara dan Pak Tua Gurita
Naruto menyepakati hal itu dan mengirim bersama pasukan Team 7
Dalam pertemuan Pertama Mereka Membahas tentang Seseorang yang di pervaya ialah Tobi
Di tempat lain Memang benar Kalau Tobi Selamat
Bersama kabuto"aku tidak trima kalah melawan bocah itu!"ujar laki laki memakai perban itu
Tapi akhirnya aliansi Jhinchuriki mulai bergerak Menyerang Persembunyian Tobi
Tapi di situ kabuto berkhianat dan meningalkan Akatsuki
Akirnya para angota aliansi pulang kerumah masing masing
(bukan berati aliansi bubar)
dua tahun naruto bubar ternyata ada oarang yang menjalin asmara Sasuke dan ino ternyata telah lama menjalin asmara tepat di hari yang panas itu ada penyerangan di Hutan Konoha
Ternyata ia adalah Kabuto yang memberitahu semua rahasia Tobi dan mata Reinrengan
..
..
..
Setahun setelah itu Benar apa yang di katakan Kabuto Konoha di serang oleh Madara bersama Deidara,Kakuzu,Hidan,danNagato
Semua ninja di kerahkan untuk melindungi desa termasuk Hokage tersendiri
Deidara berduel dengan Pasukan ino-shika-cho dibantu oleh sasuke
sebelum itu ada kejadian seru dimana sasuke melindungi Ino dari ledakan C3 milik Deidara "Kau tak papa kan ino"sebut sasuke dengan senyum kecilnya
Duel juga terjadi Antara Kakashi Guy dan Lee melawan 
Nagato
Kakuzu menghadapi Team 7 dan 8
Hiddan memilih bertempur melawan naruto
Grakan mereka berhasil dihentikan 
Deidara di hentikan oleh Sasuke,shikamaru dkk
Kakuzu terbakar oleh amatarasu kakashi
(kakashi adalah orang pertama yang gunakan amatarasu dengan satu mata sharingan)
Sebelum kakuzu mengambil jantung Bocah kecil
Nagato di habis oleh naruto,kakashi,sasuke,dan Guy
Sebelum ucapkan"Maafkan aku naruto"
Hidan hancur setelah terkena Futon Rasen kyugan
oh..ya Tobi mengunaka jutsu ciptanya untuk Mengunakan jutsu penghidup Koroi Renei no jutsu jiraya kembali ter lihat setelah tobi mencoba menyerang naruto dan jiraya muncul
Tobi mundur dan desa kembali damai
.
.
.
setelah desa damai 3 tahun kemudian Naruto memutuskan untuk menikahi Hinata Heyuga
satu hari setelah mereka menikah Tsunade Memutuskan untuk mengundurkan diri Dan menikah dengan Jiraya
setelah itu Tsunadememutuskan"aku mundur darijabatan ini tapi ada seseorang yang akan mengantikan ku ia UZUMAKI NARUTO"

setelah pelantikan itu naruto mulai menjalani hidup dengan istri tercinta Hinata dan hidup sebage hokage

serial number idm ( v.6.12, v.6.14, v.6.14.10, v.6.15.6, v.6.17.3 )

IDM Serial Number

Antarmuka pengguna grafis sederhana membuat IDM user friendly dan mudah digunakan. Internet Download Manager memiliki logika download accelerator cerdas yang segmentasi file fitur cerdas dinamis dan teknologi download multipart aman untuk mempercepat download Anda. Serta diberikan crack idm 6.17.1 untuk penyempurnaan penggunaan anda

Fitur Internet Download Manager IDM 6.15
*Fixed bugs
*Added support for Firefox 5 
*Added additional options on "Download progress" dialog
*Made a workaround for odd characters in file names when downloading from youtube
*Resolved problems with foreign versions of Windows when a username contains hieroglyphs or other Unicode characters
*Advanced browser integration has been significantly amended. Improved automatic interception of downloads, enhanced video stream detection in Chrome, Opera and in other browsers which are integrated with network driver

Internet Download Manager 6.12
S/N: 7G7QY-NZWKQ-23KRA-RAMQ4
S/N: SPOZ9-2E9IO-AKDRY-LIKEU

Internet Download Manager 6.14
S/N: ZFX1T-5VOMY-ZIT4Y-FHFPD

Internet Download Manager 6.14.1.0
S/N: Y30OZ-DNQH7-FRWPW-YYZMA

Internet Download Manager 6.15.6
S/N: Y5LUM-NFE0Q-GJR2L-5B86I
S/N: 4BTJF-DYNIL-LD8CN-MM8X5
S/N: XAGZU-SJ0FO-BDLTK-B3C3V

Internet Download Manager 6.17.3
S/N: RLDGN-OV9WU-5W589-6VZH1
S/N: HUDWE-UO689-6D27B-YM28M
S/N: UK3DV-E0MNW-MLQYX-GENA1
S/N: 398ND-QNAGY-CMMZU-ZPI39
S/N: GZLJY-X50S3-0S20D-NFRF9
S/N: W3J5U-8U66N-D0B9M-54SLM
S/N: EC0Q6-QN7UH-5S3JB-YZMEK
S/N: UVQW0-X54FE-QW35Q-SNZF5
S/N: FJJTJ-J0FLF-QCVBK-A287M

Untuk software IDM nya, silahkan dicari di INDOWEBSTER atau di GOOGLE unduk di download.
Selanjutnya baca postingan Memaksa IDM Versi Berapapun untuk FULL VERSION di blog Nak bugis ini ( WAJIB )

Sunday, January 5, 2014

Cara Memperbesar Layar Game di Windows 7

Hii teman-teman semua.
saya disini akan memberitahukan cara memperbesar resolusi layar menjadi Full Screen pada Windows 7 Berbasis Intel.
Apakah layar kalian pada saat main game akan terpotong ?
yuk baca selengkapnya.
Simak.

1. Klik kanan pada desktop, pilih "Graphics Properties"

2. Akan muncul Kotak Dialog, Klik "General Setting", kemudian cari "Scaling". Ubah "Maintain Aspect Ratio" menjadi "Scale Full            Screen"

Tadaaaa . . . .
nah kalian sekarang bisa bermain game dengan layar Full Screen dan tidak memikirkan lagi gimana caranya memperbesar resolusi layar pada saat bermain game.
Terima Kasih telah mampir ke Blog saya, boleh di Copas kok, tapi sertakan juga sumbernya ya.
Good Look ^_^

Khasiat dan Manfaat Buah Tin dalam Islam

BUAH TIN
Buah tin atau dalam bahasa latin disebut juga Ficus carica merupakan sejenis buah yang berasal dari Asia Barat yang sangat terkenal dalam dunia Islam. Hal ini dikarenakan buah tin disebut oleh Allah SWT dalam firman Allah SWT dalam Alquran pada surat At-tin yaitu surat ke 95. Buah tin juga merupakan salah satu buah kesukaan Rasululah SAW. Diriwayatkan dari Abu Zar r.a.bahwa pada suatu hari,Rasulullah mendapatkan hadiah satu bekas buah tin, kemudian Nabi Muhammad SAW mengajak sahabat- sahabat untuk makan dan Nabi pun juga ikut makan seraya berkata "Kalau aku perkataan tentang buah yang diturunkan dari syurga,niscaya aku katakan inilah kerana buah- buahan syurga tidak berbiji.Oleh karena itu, makanlah buah ini. Sesungguhnya buah ini menghentikan penyakit buasir dan menyehatkan badan."

Dari sabda Rasulullah SAW tersebut, bisa kita simpulkan bahwa buah tin merupakan buah yang berasal dari syurga dan termasuk buah yang mengandung manfaat di dalamnya dan telah disebutkan Rasulullah yaitu untuk mencegah penyakit dan menyehatkan badan, serta untuk menghilangkan toksin yang berbahaya di dalam tubuh manusia. Di dunia ini, terdapat dua jenis buah tin yaitu buah tin basah dan buah tin kering. Perbedaan antara kedua jenis buah tin itu hanya pada kadar kalorinya. Jika pada buah tin kering, mengandung 6 kali kalori lebih banyak dari buah tin basah.

Buah tin sangat kaya dengan nutrisi dalam tubuh buahnya. Diantara nutrisi- nutrisi tersebut antara lain protin, lemak, karbohidrat, vitamin, kalsium, zat besi, dan potassium. Kadar nutrisi buah tin adalah protin sebanyak 4.3 mg, serat 5.6 mg, energi 274 kkal, kalsium 126 mg, karbohidrat yaitu 63.4 mg, vitamin C sekitar 1 mg.
Karena buah tin kaya dengan berbagai nutrisi di dalamnya, maka buah tin juga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Berikut saya uraikan manfaat buah tin bagi kesehatan yang saya dapat dari berbagai sumber terpercaya.

1. Buah tin bisa membunuh bakteri yang mengganggu kesehatan tubuh.
2. Dapat menurunkan kadar kolesterol tubuh.
3. Bagi anda yang sedang diet, buah tin cocok untuk menurunkan berat  badan anda dan  memperlancar diet sehat anda.
4. Menambah nafsu makan
5. Merangsang pembentukan hemoglobin dalam darah, sehingga sangat cocok digunakan bagi    penderita anemia.
6. Mengurangi risiko penyakit jantung
7. Mengobati sembelit atau konstipasi
8. Buah tin bermanfaat memperkuat  tulang dan sendi dan mempercepat perkembangan tulang  dan gigi pada anak karena banyak mengandung kadar kalsium.
9. Melawan sel- sel kanker yang berkembang dalam tubuh manusia
10.Membantu bernapas normal bagi penderita sesak napas atau asma

Selain kesepuluh manfaat tersebut, buah tin juga mengandung beberapa manfaat lain diantaranya adalah ;
1. Mengobati penyakit usus dan lambung
 Cara membuat ramuan obat ini sangat sederhana, tinggal anda potong sekitar 6 potong buah  tin. Lalu anda
 campur dengan minyak zaitun.Kemudian, campurkan dengan beberapa potong jeruk nipis.    Diamkan
 selama semalam. Potongan buah tin ini siap dikonsumsi sebagai obat pereda penyakit usus dan  lambung.

2. Bermanfaat dalam mengobati luka
 Caranya juga sangat sederhana, silahkan anda didihkan buah tin kering beserta susu. Setelah  selesai,
 diamkan buah tin dan susu yang telah anda didihkan tadi sampai dingin. Lalu, balut luka  dengan campuran
 ramuan ini. InsyaAllah luka akan sembuh dengan cepat.

 Oke semua saya kira itulah yang dapat saya sampaikan tentang manfaat dan khasiat buah tin untuk kesehatan. Semoga dengan membaca artikel ini, anda dapat mengenal lebih dalam tentang buah tin yang namanya terdapat dalam salah satu surat dalam Alquran. Kurang lebihnya saya mohon maaf, dan bila ada saran atau komentar silahkan berkomentar di form di bawah ini. Terimakasih sudah membaca.
Trimakasih sudah berkunjung di Blog saya :D